Skip to main content

Terapi Bekam Kekayaan Budaya Pengobatan Islam

Terapi Bekam Kekayaan Budaya Pengobatan Islam - Alhamdulillah terapi bekam yang dulu di Indonesia hanya di kenal dengan pengobatan kampungan, namun saat ini klinik bekam mulai banyak bermunculan di Indonesia.

Terapi Bekam sudah mulai di terima di kalangan orang banyak. 

Seperti di Kota Banjarmasin dalam tiga tahun terahir ini sudah banyak orang yang mengenal terapi bekam bahkan ada sebagian banyak yang menjadikan bekam sebagai terapi langganan.


Terapi bekam selain warisan dari kakek dan nenek moyang, Terapi ini juga bagian dari pengobatan yang di anjurkan oleh Nabi SAW.

Dari Ibnu Umar, r.a bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Tidaklah aku melalui satu dari langit-langit yang ada melainkan para Malaikat mengatakan, "Hai Muhammad, perintahkan umatmu untuk berbekam, karena sebaik-baik sarana yang kalian pergunakan untuk berobat adalah bekam, al-kist (cendana india) dan syuniz (jintan hitam)".

Hadits di atas menggambarkan pentingnya pengobatan bekam.  ulama terkemuka dari Kairo, Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi menyatakan, "Kalau suatu negara kekurangan ahli bekam, niscaya kebinasaan mengancam, yang berarti pula mereka menyerahkan dirinya kepada kebinasaan.

Padahal Tuhan yang menurunkan penyakit, Dia juga menurunkan obatnya dan Ia membimbing umat manusia untuk menggunakan obat tersebut".

Hal yang perlu dicermati, adalah bahwa Rasulullah SAW (dalam berbagai rekaman hadistnya) tidak pernah menanyakan balik tentang apa dan bagaimana melakukan bekam tersebut, sehingga dapat diartikan bahwa bekam sudah merupakan jenis pengobatan yang lazim (tidak asing) pada masa itu.

Menurut data sejarah, pada 1550 SM, masyarakat Mesir kuno sudah mengenal bekam. Demikian pula dengan Yunani Kuno (413 SM).

Rasulullah SAW memberikan kesempurnaan pada bekam dengan menunjukkan titik-titik yang sangat efektif dan efisien untuk pengobatan, yang kemudian dikenal sebagai titik-titik hijamah.

Ahmad bin Muhammad meriwayatkan dari Abu Muhammad bin Khalid, dari Abdullah bin Bukair, dari Zurarah bin Ayan, dari Abu Jafar al Baqir yang berkata, "Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa bekam di bagian kepala akan menyembuhkan semua penyakit kecuali racun (yang dimaksud racun/as sam di sini adalah kematian)".

Dari Ibnu Abbas mengatakan bahwa Nabi SAW berbekam pada kepalanya yang sering pusing-pusing…. (HR. Bukhari).

Di dalam hadits lain termuat: "Lakukanlah olehmu berbekam pada bagian Punuk, karena menyembuhkan tujuh puluh dua penyakit".

Segolongan dari mereka menganggapnya baik dan mengatakan bahwa hal itu bermanfaat terhadap penyembuhan masalah bola mata (konjungsi), kelebatan alis, dan kelebatan bulu mata, disamping bermanfaat pula terhadap kotoran kelopak mata.

Sehingga tolok ukur utama hasil setelah berbekam adalah: mempertajam penglihatan (bahkan menormalkan bagi yang bermasalah mata), mencerdaskan otak dan membuat badan terasa ringan (karena peredaran darah lancar).

Bekam menurut dunia Barat :

Bekam dilakukan oleh mereka dengan menyedot darah dan mengumpulkannya dan mengeluarkannya dengan teknik dan tehnologi canggih.

Ahli bekam di dunia Barat antara lain :
  • Dr Michael Reed Garch dari California USA dengan bukunya potent poins a Guide To Self Care For Common Ailments ( Titik – titik berkhasiat sebagai panduan perawatan diri dan pengobatan penyakit Umum)

  • Cohler D tahun 1990 mengadakan penelitian tentang Bekam dan membuat buku dengan judul The Connective Tissue as The Physical Medium For Conduction For Healing Energy Cupping Therapeutic Method ( Jaringan Ikat sebagai Media Fisik untuk menghantarkan energi pengobatan dengan Bekam.

  • Thomas W.Anderson 1985 melakukan tulisan tentang Bekam dan memberi judul 100 Diseases Treated By Cupping Methode ( 100 Penyakit dapat diobati dengan bekam )



Cara Order Produk Kami

Buka

Pilih produk yang mau di pesan, Tentukan jumlah order, Nama, Alamat Lengkap kirim ke Wa 087816965000.


Chat langsung via tombol di bawah ini.

Lapak 087816965000
Chat via Wa. klik WhatsApp

Perawatan Kesehatan Wanita

Herbal Kesehatan Pria

Herbal Kesehatan Wanita

Comment Policy: Tuliskan komentar Anda sesuai topik.
Buka Komentar